Jumat, 28 Juli 2017

Uang Emas

Pada zaman dahulu, di Armenia, ada seorang bangsawan yang sangat kaya raya. Ia mempunyai kuda yang sangat banyak. Namun sayangnya, bangsawan itu tidak mau memberikan kuda kepada putranya. Bahkan ketika putranya itu meminta sendiri.

“Aku sekarang sudah besar, ayah. Sudah saatnya ayah memberikan kepadaku seekor kuda,”putra bangsawan itu membujuk ayahnya.

“Aku medapatkan semua kekayaan termasuk kuda-kuda ini dengan kerja keras. Jadi, aku tidak akan memberikan kuda ini begitu saja kepadamu,” jawaban bangsawan itu tentu saja mengejutkan putranya.

“Tapi, aku adalah putramu, Ayah. Bukankah hartamu ini nanti untukku juga?”

“aku akan memberikanmu seekor kuda jika kau bisa memberikanku sekeping uang emas. Tapi, kau tidak boleh memakai uang emas dariku. Aku hanya mau menerima uang emas dari hasil kerja kerasmu.”

Putra bangsawan itu kemudian menemui ibunya. Ia meminta uang emas pada ibunya. Setelah itu putra bangsawan tadi menyerahkan uang emas tersebut kepada ayahnya.

Namun yang terjadi diluar dugaan. Bangsawan itu melempar uang emas pemberian putranya kesungai.

“mengapa kau melempar uang itu Ayah?. Bukankan aku telah memberikan sekeping uang emas seperti yang kau minta?” putra bangsawan itu tampak kebingungan melihat perbuatan ayahnya.

“Terserah kepadaku akan membuang uangku kemana saja. Aku tahu, ini adalah uang dari ibumu yang berarti uang dariku juga.”

Putra bangsawan itupun tahu kalau ayahnya tidak main-main. Ia kemudian mencari pekerjaan. Selama beberapa minggu putra bangsawan bekerja sebagai tukang kayu. Hinga akhirnya bisa mendapatkan sekeping uang emas.

Ketika ayahnya membuang uang emas pemberiannya, putra bangsawan itupun berlutut memohon kepada ayahnya.”Tolong jangan kau buang uang itu ayah. Aku telah bekerja keras untuk bisa mendapatkan uang itu.”

Kali ini, bangsawan itu percaya bahwa uang emas yang ada ditangannya adalah ahsil kerja keras putranya. Ia pun memberikan seekor kuda terbaik yang ia miliki kepada putranya.



Hikmah Cerita
Juka ingin sukses, kamu harus bekerja keras. Belajar dengan rajin juga termasuk kerja keras.



Ref:Damayanti. A (2014) Dongeng Klasik 5 Benua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makanan gratis

Menurut teman-teman, makanan apa yang paling enak?....  Kalau bagi aku sih makanan yang gratis, enak banget itu.. Siapasih yang dak suka ...