Dahulu kala, di
kanada, Ada seorang anak kecil yang baik hati. Ia selalu menuruti apa yang
slalu diperintahkan oleh orangtuanya. Sayangnya anak ini sering kali lupa. Hingga
teman-temannya memanggilnya dengan sebutan si pelupa.
Pada suatu
hari, ibu si pelupa menyuruhnya pergi ke toko. “
“Pergilah ke toko dan belikan iu
sabun. Ingat ya, beli sabun. Jangan sampai lupa” ujar ibunya.
“Ia bu, aku akan selalu
mengingat-ingat sepanjang jalan.
Si pelupa pergi ketoko dengan
riang gembira. Di sepanjang jalan ia berkata dalam hati agar tidak lupa dengan
apa yang dipesan oleh ibunya.
“sabun.....sabun....sabun.....”
Di tengah
jalan, ada sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Si peluoa hampir
saja terserempet. Ia pun terkejut dan nyaris terjatuh. Karena panik, si pelupa
menjadi lupa apa yang dipesan oleh ibunya.
Si pelupa
melanjutkan perjalanannya sambil terus mengingat-ingat apa yang harus ia beli
di toko nanti. Ketika hampir sampai di toko, si pelupa belum juga bisa
mengingat apa pesanan ibunya tadi.
Si pelupa terus
mengingat-ingat. Hingga ia hampir saja menabrak seorang ibu yang ada
didepannya. Ibu itu hampir saja terjatuh. Si pelupa dengan cepat memegang tangan
ibu itu agar tidak terjatuh.
“Terimakasih
anak baik”. Jalan disini memang licin, lebih licin dari sabun. Seharusnya ibu
lebih berhati-hati,” ternyata ibu itu tidak marah.
Kata-kata ibu
itu membuat sipelupa teringat apa yang dipesan oleh ibunya. “Aku ingat sekarang,
aku harus membeli sabun di toko.”
Ketika sampai
di rumah, sipelupa langsung memberikan sabun kepada ibunya.
“Anak ibu
sekarang pintar. Tidak lupa lagi apa yang ibu pesan,” iu sipelupa memuji
anaknya sebagai ungkapan terimakasih.
“Tentu saja aku
tidak lupa. Itu karena aku selalu mengingat pesanan ibu sepanjang jalan menuju
toko. Tadi aku hampir saja lupa, untunglah ada seorang ibu yang membantu
mengingatkanku.” Si pelupa amat senang atas pujian ibunya.
Hikmah cerita
Supaya tidak mudah lupa, kita
bisa mengingat-ingat apa yang harus dilakukan, atau mungkin mencatatnya. Sehingga
sewaktu-waktu lupa kita bisa membuka kembali catatan itu.
Ref: Damayanti, A (2014), Dongeng Klasik 5 Benua
j065z4ckffx198 dildo,dog dildo,dog dildo,cheap sex toys,dildo,prostate massagers,realistic dildo,anal toys,sex chair z207j1arsys573
BalasHapus